Sabtu, 21 November 2009

dirinya adalah Raja

sejenak kulupakan ngilu, dalam bagian bagian relung hatiku
sejenak kulupakan malu, dalam tiap celah perasaanku
demi seorang raja raga, yang berjalan dalam hatiku
siapakan dirinya?
seseorang tidak peka yang meraja dalam asa
siapakah aku baginya?
objek manis dalam tiap detil permainannya
adakah artiku baginya?
hanya ada saat dia merasa aku ada
namun setelah semua tiada,
aku hanyalah seorang "dia" yang tidak ada dalam pandangan sang raja
kejam..
itulah rasa yang terpacar dari tiap senyum bibirnya
namun karena ialah sang raja, aku hanya bisa
tertawa dan merana
melihat diriku terpaku dalam sosok itu
melihat diriku tak mampu, melepas raga itu
lepas dari apa kehendaknya, karena dirinya adalah raja

Selasa, 22 September 2009

rasa tak lagi ada

sejenak kucoba mencari secercah bayangmu
sejenak kucoba meraih jemari yang mulai kau rentang lepas dariku
sejenak kucoba bertahan dari kehilanganmu
hancur..
saat semua berkata kau tak lagi ada
kuingin meraihmu namun ku tak mampu
letih..
saat kucoba mengejar bayang semu dirimu yang telah berlalu
kehentakkan kakiku agar tetap menyangga diriku
meyakinkan diri sambil mengingat bagaimana kau berlalu
tangis..haru..
ku tak mampu menipu diriku

kau telah meraga dalam dada
seolah akar pohon yang menghujam kuat kedalam tanah
kuat..tak tergantikan
memberikan bulir luka terbuka saat kau tak lagi ada

raga ini seolah mati rasanya
dikala tak ada lagi cahaya yang menerangi sang raga
apakah dirinya!?
menjadi secercah percaya dalam raga lalu tiada
hilang..
kini ia pergi meninggalkan berjuta mimpi dalam hati
menjadikan segala rasa bahagia seolah hampa dan tak nyata
sepi..
kini ku kembali sendiri
menghadapi ego yang sering merajai hati
menghadapi sepi yang tak pernah terobati
karena dia adalah rasa
rasa bahagia yang kini telah tiada

Minggu, 20 September 2009

hanya asa dan rasalah engkau

kaulah kabut
kaulah angin
kaulah debu
saat kucoba raih dirimu,ku tak akan pernah mampu
saat kau ulurkan tanganku, tak pernah sampailah aku
kau adalah asa
memberi sejuta bahagia dalam dilema
kau ada namun tak ada disana
tempat dimana semua rasa terasa sirna..
kau satu..
namun dapat menjadi berjuta ilmu dalam ragu
kau membawa bahagia..
namun hanyalah sejuta hampa yang terwujud oleh sejuta rasa
sampai kapan sang dewi menanti diri?!
sejauh dia yg ada namun tak pernah nyata
hanya dia yang mampu membawa sejuta asa dan rasa
karena dia hanyalah wujud dari keduanya

Selasa, 25 Agustus 2009

cinta pertama dan terakhir

sebelumnya tak ada yang mampu mengajakku untuk bertahan di kala sedih
sebelumnya ku ikat hati ku hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian
reff:
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini aku tak mengerti
akankah sama jadi nya bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkan ku kau cinta pertama dan terakhirku
sebelumnya tak mudah bagiku tertawa sendiri di kehidupan yang kelam ini
sebelumnya rasanya tak perlu membagi kisahku tak ada yang mengerti sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
repeat reff
bila suatu saat kau harus pergi jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik karena senyummu menyadarkan ku kaulah cinta pertama dan terakhirku

rasa dia adalah asa

ku berjalan menapaki jejak jejak langit
bercahayakan bintang dan bulan
penat,letih..
tak mau kurayu kakiku untuk melaju
menatap kosong seolah hampa
sepi,ngeri..
ku tak mau disini sendiri
kuraih sejuta asa dan rasa untuk maju
kuhempas sejuta debu yang menyelimuti kalbu..
aku mau kau disitu
menemani rindu dibenakku
saat butir butir pasir menari nari dipenghujung sepi
kutemui semua mimpi
lelah seolah sang merah padam dalam terang
ku tak mampu melangkah
lelah sepi dan sendiri
apakata diri bila melihat hati yang seolah tak bertepi
kuangkat sekuat diri tangan ini
menyapu layu dalam peluh
berusaha mengahapus..
apa rasa
apa cinta
aku tak mampu mendaya dibuatnya
hingga akhirnya hanya dia
yang mampu membawa segala asa
dan sejuta rasa

Sabtu, 22 Agustus 2009

Jeritan

dikala sang dewi malam telah menari indah dilangit kelam tak berbintang
seucap kata terucap lemah dan terluka
* sang lentera berkata:
Ampuni aku Tuhanku aku tahu aku berdosa, tak mampu aku menanggung derita atas apa yang sang raga lakukan
Ampuni aku sang Ratu,aku tak mampu membunuh tunas" ilalang yang selalu berusaha tumbuh dan tumbuh menjajah isi dari sang raga
Ampuni aku sang Penguasa, tak sampai hati ku melukai jiwanya dengan apa yang telah sang raga lakukan
Sementara disaat yang sama sang duri berkata:
Aku hanya mengingkan keceriaan dalam hidup sang raga
hidup singkat yang tidak memiliki waktu untuk disesali
Aku hanya ingin sang raga bahagia walau dalam derita
Bila tiba saatnya sang raga pasti mampu menengahi segalanya
sisa semangat sang raga seolah padam ia mersakan betul kegundahan lentera saat sang duri berusaha menancapkan detil" tajam yang seolah mengoyak bila disingkirkan
sang raga kalut
ia tak mampu mengenyahkan salah satu dari mereka baik lentera maupun sang duri, bila ia melenyapkan lentera, ia akan ada dalam kegelapan dan hilang ditelan gelap malam
sementara ia tak kuasa menahan sakit bilamana duri itu menoyaknya dengan tiap detil yang ia miliki saat akan dienyahkan
sang raga
tak mampu..
tak bisa..
dan akhirnya ia tenggelam dalam dilema..yang tercipta antara lentera dan duri

antara aku,dia, dan dirinya..

aku, dia , dan dirinya
adalah sebuah segitiga cinta dmana aku berada ditengah mereka
dia adalah seseorang yang telah kupilih dalam 4 tahun belakangan ini,menjadi tempat berbagi segala suka duka..
sementara dirinya dalah seorang yang memenuhi hari-hari ku dengan tawa, membuat satu hari menjadi penuh kejuatan dan angan..
aku mencintai dia dan membutuhkan dirinya..
aku tidak dapat melepaskan dia, dan aku tak bisa lepas dari dirinya
bagaikan untaian nada simfoni yg seolah tak lengkap bila satu bagiannya hilang
aku ingin mereka selalu ada dalam setiap detil hidupku
aku ingin mereka selalu menjadi warna dalam tiap detil sudut ruang hatiku
namun dirinya bukan miliku
dan diriku bukan spenuhnya milik dia
kami bagaikan tanah, air, dan pohon
ketiganya saling mempengaruhi dan memenuhi

entah sampai kapan aku ada dalam segitiga ini
dimana aku tak dapat memiliki dan dimiliki

Senin, 17 Agustus 2009

Tetap tak berdaya

Aku merapatkan semua sudut hatiku,untuk memastikan bahwa ia tidak dapat lagi menemukan celah untuk menerobos dinding" hatiku yang telah kubina sedemikian kokoh selama ia tidak terdengar suaranya..
Aku membunuh semua rasa rinduku,dan meyakinkan diriku bahwa ia sudah pergi dan tidak akan mengganggu hidupku lagi..mengganggu hidupku yang telah kucurahkan sepenuhnya bagi pasanganku..
Aku memastikan,bahwa apapun yang keluar dari mulutnya tak akan dapat lagi mempengaruhi betapa aku membenci ketidak pekaan dan sikapnya yang selalu semaunya sendiri,berkali kali aku tak meragu..
Aku mencoba bersikap biasa saja..biasa saja saat ia mulai muncul dalam kehidupanku,muncul melalui rupa sms,telepon hingga akhirnya tiba ke rumahku..
Aku mencoba membenci senyumannya..saat ia mulai melebarkan ujung" bibirnya untuk menautkan senyum dan mencoba meluluhkan dinding" hatiku yang kuanggap cukup kokoh
Aku mencoba menanggapinya sewajar mungkin..menaggapi semua humor prilaku dan bisikannya dalam sesaat itu..
Namun pada akhirnya
Dinding" kokoh disekitar hatiku runtuh oleh senyumnya,oleh candaannya,oleh tawa lepasnya
aku kembali jatuh dalam jerat cahayanya,jatuh dalam sorot hangat matanya
aku kembali tersenyum oleh manis bibirnya, aku kembali manja, dalam lembut sentuhannya
aku kembali bahagia, mendengar seluruh alunan alunan kata bak syair indah dari mulutnya
dan yang terakhir, aku kembali terjajah, dalam semua yang ada pada dirinya..
Pada akhirnya
aku bagaikan sebuah bunga
Berusaha menghindari badai dengan menyembunyikan diri dibalik tembok" kokoh
namun setelah badai berlalu
aku yang tak dapat lagi beranjak dari balik tembok" itu
akhirnya layu karena merindukan matahari
dan pada akhirnya
aku kembali tak berdaya
karena semua yang ada pada dirinya

Rabu, 05 Agustus 2009

mengharapkan sah sah saja


walaupun kemaren gw tulis d blog bahwa nda mengharapkan ad yang update blog gw..ternyata kepikiran juga, pagi pagi buta dah buka blognya lagi "kali kali udah ada yang baca" pikir gw gtu..e ternyata "zzZing.." gw gw juga yang baca..hahah menyedihkannya nasib gw..

Manusia dan Pohon


sebuah tunas pohon kecil akan tumbuh semakin kuat setelah berkali kali dihujani tetesan air, bertahan dari hembusan angin, dan terus menguatkan akarnya menembus tanah dan batuan hingga akhirnya berdiri kokoh sempurna, sama seperti seorang manusia,apabila bisa melewati segala tekanan, hinaan dan terpaan cobaan,maka pastinya ia akan berusaha menjadi seorang yang tidak diremehkan, dan tetap berdiri lebih kuat menghadapi terpaan cobaan

Dengan Penuh Perjuangan


huf..akhirnya setelah melalui panduan buku dan majalah, berbagai web dan usaha akhirnya kelar juga buat ini blog..semoga blog yang dibuat dengan tujuan awal sebagai konsumsi sendiri ini,bisa berguna bagi kita semua (kita?)